Saturday, July 28, 2012

LOMBA KARYA TULIS MAHASISWA 2012 (KOMPETISI TEKNOLOGI PERTANIAN TEPAT GUNA)

LOMBA KARYA TULIS MAHASISWA 2012
KOMPETISI TEKNOLOGI PERTANIAN TEPAT GUNA


Tema : "Menuju Indonesia Mandiri dengan Teknologi Pertanian Tepat Guna dan Ramah Lingkungan"

Sub Tema :
1. Kelautan, Perikanan, dan Pertanian (Dalam Arti Luas)
2. Kehutanan, SDA, dan Lingkungan Hidup
3. Industri Kecil, Menengah dan Ekonomi Kreatif
4. Energi Baru dan Terbarukan

Alur Kompetesi
Pendaftaran 1 Juli- 22 Oktober 2012
Penerimaan Naskah 1 Juli- 22 Oktober 2012
Seleksi 27 Oktober- 4 Novenber 2012
Pengumuman Finalis 5 Novemer 2012
Grand Final 16 November 2012
Pameran GKP 17- 18 November 2012
Pengumuman Pemenang 18 November 2012

Hadiah
Juara 1 : Trophy + Uang Tunai Rp. 4.000.000,00
Juara 2 : Trophy + Uang Tunai Rp. 3.000.000,00
Juara 3 : Trophy + Uang Tunai Rp. 2.000.000,00

Informasi
website : www.pimpi.event.ipb.ac.id
email : ktptg.pimpi@gmail.com
twitter : @pimpi_IPB ..
FB : Pimpi (Pekan Inovasi Mahasiswa Pertanian Indonesia )

CP : Mawardi 085780744520
Share:

LOMBA KARYA TULIS MAHASISWA 2012 (Kompetisi Kewirausahaan Mahasiswa Pertanian)

LOMBA KARYA TULIS MAHASISWA 2012
Kompetisi Kewirausahaan Mahasiswa Pertanian


Tema : "Indonesia Kreatif dan Tangguh"

Bidang Ilmu
1) Diversifikasi Pangan
2) Peralatan Pertanian
3) Industri kreatif
4) Agroindustri
5) Bioindustri
6) Jasa Pertanian
7) Hasil Pertanian (secara luas, dapat meliputi kehutanan, perikanan, pertanian maupun kelautan)

Alur Kompetesi
Pendaftaran 1 Juli- 22 Oktober 2012
Penerimaan Naskah 1 Juli- 22 Oktober 2012
Seleksi 27 Oktober- 4 Novenber 2012
Pengumuman Finalis 5 Novemer 2012
Grand Final 16 November 2012
Pameran GKP 17- 18 November 2012
Pengumuman Pemenang 18 November 2012

Hadiah
Juara 1 : Trophy + Uang Tunai Rp. 4.000.000,00
Juara 2 : Trophy + Uang Tunai Rp. 3.000.000,00
Juara 3 : Trophy + Uang Tunai Rp. 2.000.000,00


Informasi
website : www.pimpi.event.ipb.ac.id
email : kkmp.pimpi@gmail.com
twitter : @pimpi_IPB ..
FB : Pimpi (Pekan Inovasi Mahasiswa Pertanian Indonesia )

CP : Mawardi 085780744520
Share:

LOMBA KARYA TULIS MAHASISWA NASIONAL 2012 (FORCES IPB-Pekan Inovasi Mahasiswa Pertanian Indonesia)

LOMBA KARYA TULIS MAHASISWA NASIONAL 2012

FORCES IPB-Pekan Inovasi Mahasiswa Pertanian Indonesia (PIMPI) 2012

Mengadakan
1. Kompetisi Teknologi Pertanian Tepat Guna (Karya Tulis Ilmiah)
2. Kompetisi Kewirausahaan Mahasiswa Pertanian (Rancangan Bisnis)

Total Hadiah 19 Juta!
infolengkap klik
pimpi.event.ipb.ac.id
forces.lk.ipb.ac.id
Share:

Thursday, July 19, 2012

Who Cares

Pantesan pemerintah memasukkan mata pelajaran Kewarganegaraan di 9 tahun wajib belajar..
Wong 9 tahun aja ga cukup buat mengajarkan seperti apa sebenarnya makna peduli, tanggung jawab, kerja sama, gotong royong, dan banyak lagi teman-tamannya...


Memang susah nyari rekan kerja yang punya rasa senasib sepenanggungan.
Sulit ya punya rasa saling memiliki..?
Atau peduli misalnya..?
haha..--'
Siapa Gue...
Share:

Wednesday, July 18, 2012

Sumenep Sumekar VS Kereta Ekonomi (iya, memang ga nyambung)

Teringat perjalanan ke Madura tahun lalu, tepatnya 6-9 Februari 2011.
Mengisi liburan semester, kuputuskan buat jalan-jalan murah, hehe..
Berkunjung ke pulau kecil di utara Jawa Timur jadi pilihan (berhubung teman satu kontrakan mau pulang kampung).

Karena judulnya liburan murah, kami naik kereta ekonomi Jakarta-Surabaya yang harganya cuma 45 ribu.. (shock waktu pertama tau, kan Jakarta-Surabaya jauuh bgt, ini beneran ga sih..(_ _||)..)
Telat nyampe Jakarta Kota, yang tersedia cuma tiket berdiri..

So sweet banget kan, naik kereta ekonomi jarak jauh untuk pertama kalinya dan langsung aja dapat tiket berdiri. Hidup memang ga boleh setengah-setengah. haha..:D

Yah, berangkatlah kami ke Surabaya (lupa tepatnya jam berapa). Ga kebagian tempat duduk, kami pun nge-tag tempat di tangga pintu dekat sambungan gerbong (pintunya ga bisa dibuka karena digembok dari dalam). Dua orang cewek imut (?) yang malang, harus ngampar sepanjang perjalanan.

Awalnya oke, tapi semakin malam, kok, semakin ... -.-
Ada cowok mencurigakan (? *kelihatan dari tampangnya) yang sering ngelirik kami berdua. Masih agak tenang, karena di dekat kami ada bapak-bapak plus seorang cowok baik (?) lain yang kayaknya mahasiswa salah satu universitas di Jakarta
(cowok baik: tinggi, putih, baca buku dengan serius, style kaos + jaket wirausaha muda mandiri + jeans + sepatu kets . haha. tau baiknya dari mana coba? ngaco..)

Tapi lama kelamaan risih juga kalau dilihatin kayak gitu..--a
Apalagi ga lama, si 'cowok baik' dan bapak2 turun dari kereta. kalau ga salah di sekitaran jogja. Lupa tepatnya dimana.
Akhirnya ada seorang petugas kereta yang nawarin tempat duduk kosong, dan ternyata ga gratis..(_ _||) *padahal kan kita udah punya tiket

Begitu masuk gerbong, aku langsung nyesel..
Kok kayaknya lebih bagus di luar tadi..==
Di gerbong penuh asap rokok, tampang orang2nya serem (emang film horror.. haha)..
Dan yang lebih parah lagi, kami ditempatkan bareng bapak2 yang tampangnya terlihat (?) sangar dan di bawah kursi yang kami duduki terlihat seorang lelaki tidur beralaskan kardus dengan lelapnya.
Ya, di bawah, yang harusnya jadi tempat kaki penumpang. Ya Allah..
Sekian menit duduk, si Bapak2 ngajakin ngobrol, dan ternyata mereka ga sesangar tampangnya.. hehe, maaf pak udah su'udzhon..

Kami sampai di Surabaya dengan selamat dan utuh di waktu subuh. Tawar menawar sama supir angkot (tapi kayaknya namanya bukan angkot, soalnya angkutannya aneh bentuknya) kami pun menuju terminal (lupa namanya) dan kembali ngampar di trotoar sambil nunggu bis tujuan Madura.
Lagi-lagi, dua orang gadis malang yang harus melawan kerasnya kehidupan kota besar..
Apa sih..--a
Lagi-lagi, karena judulnya liburan murah, kami naik bis ekonomi (yang ternyata ga melewati jembatan Suramadu. Padahal pengen banget kesana..T_T).

Bis meluncurke Sumenep, sebuah kota di ujung pulang Madura. Madura punya empat kota utama yang berturut-turut dari pelabuhan sampai ujung: Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep (kalau ga salah.. hhe). Dan denger-denger sih semakin ke ujung bahasanya semakin halus. Jadi Sumenep di Madura itu seperti Solo di Jawa Tengah.








Sumenep Sumekar
Itu slogan Kota Sumenep.
(Tapi dengar2 mau diganti sama walikotanya yang baru. Lupa gantinya apa, tapi yang pasti kalimatnya jadi aneh dan kalau kata temen yang anak madura: 'alay'. hahaha)
Di Sumenep ada Kraton, namanya lupa.. hhe..
Tapi over all hampir sama seperti kraton kebanyakan.. *kayak pernah ke kraton aja..:D








Satu hal yang membuat takjub dari kota ini yang ga pernah kutemui di kotaku.
Waktu makan bakso di pinggir jalan (yang cukup besar) di depan kraton, ada hal yang aneh..
Kok jalanan sepi banget sih.. Jalan selebar ini ga ada kendaraannya..
dan tau ga kenapa jalanannya kosong? karena itu hari Jumat dan waktunya Jumatan..-.-
Jalanan benar2 kosong sampai waktu sholat Jumat selesai. Sumpah ini keren banget, baru ini ketemu kota yang sekeren ini.. ckckck..






Pantai Lombang
Ada hal yang unik dari pantai ini. Sepanjang garis pantai, tumbuh pohon pinus..!! Pinus kan adanya di gunung..:D
Jadi jenis pinus yang tumbuh di pantai ini namanya pinus ikan..
*belum nyari tau keterangannya..:) hhe



Dibandingin Laut Selatan, laut disini cukup tenang (banget).. Pantainya juga landai banget.. Rasanya garis muka laut sama tinggi sama pantai yang diinjek, agak serem gimana gitu.. hehe..







Kereta Ekonomi dan Realita Kehidupan

Pulang ke Jakarta, (lagi-lagi) kami naik kereta ekonomi dan hampir ketinggalan kereta..--a
haha
Jadilah dapat tiket berdiri lagi.. Tapi alhamdulillah ada bangku kosong di depan ibu-ibu dan anaknya yang masih di bawah sepuluh tahunan. Waktu naruh tas di tempat barang di atas, si ibu nyuruh kami duduk aja sampai yang punya datang, sukur-sukur ga ada yang punya.. (yang ternyata sampe Jakarta benar2 ga ada yang datang buat nge-claim tempat itu.. hehe).

Parah waktu berangkat, lebih parah lagi waktu pulang..
Semakin malam, orang-orang semakin rame, berhubung tempat duduk kami dekat sambungan gerbong, ada banyak penumpang yang berdiri di sekitar kami.
Sampai suatu saat, ada seorang bapak yang naik bersama anak perempuannya. Kayaknya masih SMP. Mereka ga kebagian tempat duduk, dan anaknya disuruh duduk di bawah beralaskan tas atau koran gitu, sama si Bapak di lorong gerbong yang agak lapang di dekat pintu, di samping kursi kami, yang di sekitarnya itu laki-laki semua. Sementara Bapaknya berdiri ga jauh, sambil tetap merhatiin anaknya.
Ga tega ngelihatnya, trus nanya si Ibu boleh ga kalau ngasih anak itu duduk, bareng di kursi yang kududuki sama anak perempuannya. Tapi si Ibu cuma geleng dan bilang, "Ga usah, yang lain juga banyak yang mau duduk".
Jleb.

Yang lebih parahnya lagi..
Ga lama, ada sekeluarga yang naik dan ga kebagian tempat duduk (juga). Suami, istri plus 3 orang anaknya (1 cwo yang kayaknya masih kelas 2 atau 3 SD (lupa cwonya ada 1 atau 2), 1 cwe yang lebih muda lagi, mungkin masih TK, dan seorang bayi yang masih digendong).
Layaknya tamasya, mereka rame-rame duduk di lorong gerbong beralaskan koran plus kardus, kecuali sang suami..
Anak perempuan yang masih TK itu kayaknya belum ngerti apa-apa, dan tidur dengan pulasnya, sementara ibunya sedang sibuk memberi asi ke bayinya.
Anak laki-laki itu.. Ada hal yang ga bisa kulupa waktu ngelihat matanya..
Dia duduk diam, ekspresinya kalem plus pandangan matanya teduh. Sambil negjagain adiknya yang lagi tidur.
Ah, ntah lah...

Orang-orang yang tadinya berdiri atau duduk beralaskan koran, mulai ngantuk dan tidur dengan mudahnya di lantai gerbong. YA, di lantai gerbong kereta. Bahkan ada yang badannya setengah di samping tempat duduk kami, setengahnya lagi miring keluar, di tempat kosong dekat sambungan kereta. Mereka tidur dengan pulasnya, sementara kecoa bebas berkeliaran di badannya. Udah gitu, penjaja kopi berulang kali mondar-mandir dan tanpa peduli melangkahi badan-badan yang bergelimpangan di depannya. Aku cuma bisa tidur-tidur ayam, karena takut kecoa dan setiap berapa menit sekali bangun buat ngusir kecoa yang naik ke tempat duduk pake kipas tangan.
Fiuhh...
Perjalanan yang panjang..--'


***
75%, liburannya seru, seandainya ga ngeliat nilai Algoritma dan Pemrograman (mata kuliah interdepartemen dari Departemen Ilmu Komputer) di KRS..:'(
Nilai yang mutusin semua harapan yang udah dibangun bahkan dari sebelum kaki ini nginjek pintu Berlin..
Nilai C pertama..T_T
hiks..
Alhasil nangis guling-guling di kamar..-_-



Share:

Monday, July 09, 2012

Pangandaran, Cap Kaki Tiga Deh Pokoknya!

Hey hey hey...
Maaf ya, baru sempet post sekarang...T_T
Belum bisa manage waktu..

Sesuai janji sebelumnya, berikut saya laporkan perjalanan liburan ke Pangandaran tanggal 2-5 Februari kemarin.. (iya, saya tau itu udah lama banget..)

Jam 6 pagi bertempat di Bogor, wushhh... empat orang makhluk aneh naik bis angkot dalem dari Babakan Raya simpang Jalan Raya ... (nah lo, jalan raya di depan kampus sendiri lupaa...D:). Turun di tempat ngambil angkot 32, seorang makhluk lain sudah menunggu dengan tampang komdis (komisi disiplin-red).
maaf kak, kita telat.. Bogor macet
hahha

Hmm,, berangkatlah kami ke Cibinong naik angkot 32.
jadi, perlu diketahui, untuk pergi ke Pangandaran dari Dramaga, Bogor, kita mesti ke Cibinong dulu..
Karena bis Depok-Pangandaran ngetemnya di Cibinong..:D
Hati was-was, takut ga bisa ngejar jam keberangkatan bis pertama yang menurut gosip yang beredar adalah satu2nya bis AC ke Pangandaran. Silvi yang rumahnya di Cibinong udah nunggu di shelter (?) bis.
Untuk ke shelter bis perlu ganti angkot sekali, tapi saya lupa nomornya berapa, maaf ya..==

Sesampainya di shelter, ada teriakan coba lagi!
hahaha, bisnya udah berangkat. Yasudah kita nunggu yang kedua.
dan Taraa!!! bis kedua juga ber-AC ternyata..:D

mau kemana kita? Pangandaraaan...:D






Ceritanya udah sampai nih di Pangandaran (jangan bilang-bilang klo saya sempet mabok ya..T_T). Eka sang ketua rumah menjemput kami di terminal naik sepeda (go green..)dan kami? Kami naik becak...! :D hahaha
Sampai di rumah Eka, subhanallah... Orang tuanya udah nyiapin makan malem.. Mahasiswa mana yang bisa nolak kebaikan tiada tara seperti itu.. (baca: ngasih makan gratis..hhe)
Abis makan kami dianter ke penginapan kakeknya Eka, namanyaa... Hotel Sinar Rahayu (buka-buka file gambar dulu nyari namanya).
Penginapan ini deket banget ke pantai! Beneran deh.. Jalan kaki 3 menit doang juga udah nyampe pantai..:D
Sebelum tidur kami dialog tokoh sebentar bareng kakeknya Eka trus langsung tidur berhubung waktu juga ga memadai (padahal tampang-tampangnya udah tampang pantai semua. haha)

Perlu diketahui, di Pangandaran kita bisa melihat sunrise sekaligus sunset loh..! Bukan karena di Pangandaran matahari terbit dan tenggelam di tempat yang sama, hhe.. Tapi karena Pangandaran punya Pantai Timur dan Pantai Barat sekaligus.. keren kaaan.... Pantai Timur lebih tenang ombaknya, disini banyak wahana air yang dikelola penduduk sekitar. Bayar, tentu aja..:) Sedangkan di Pantai Barat, yang lebih lepas, tempat nelayan angkat dan buang sauh.. Di pantai ada banyak kapal nelayan kalau sore..








Kami main ke cagar alam, naik perahu, ke green canyon (nyesel ga berenang..T_T), ke pantai, haha.. mantep deh, bener2 liburan...:D

Kalau ke cagar alam, ga boleh waktu angin lagi kencang.. apalgi naik perahu.. hhe
Katanya takut pohon tumbang,, sehari sebelumnya katanya ada yang meninggal nkrn ktimpa pohon.. serem yak..==
Ada beberapa pantai di sekeliling cagar alamnya.. dan sumpah, pantainya keren banget...XD
sepi, bersih, keren... mantep deh pokoknya..:D





Green Canyon... keren banget....XD
Jadi dia itu sungai yang diapit tebing tinggi di kiri kananya,, trus waktu naik (ngelawan arus), di atas pemandangannya keren banget.. banyak stalaktit (eh, atau stalagmit ya namanya.. hhe) ngegantung di atas kepala plus air yang netes ga berhenti-berhenti jadi kayak hujan..:D
haha.. keren deh pokoknya..:D
Pokoknya mau kesana lagi dan nanti mesti berenang di green canyon..! XD





Share:

Bukittinggi, Kota Kurcaci

Hmm..
Kota yang satu ini memang unik banget..:D
Kemarin alhamdulillah bisa berkunjung ke Bukittinggi, tepatnya tanggal 20 April 2012. Kunjungan ini merupakan rangkaian dari acara lomba karya tulis yang saya ikuti di Universitas Andalas, Padang. Teman-teman panitia membawa kami berkunjung ke kota wisata yang terkenal di Sumatera Barat, Bukittinggi. Tempat pertama yang kami datangi adalah Ngarai Sianok. Ngarai ini terletak tak jauh dari Jam Gadang, landmark kota Bukittinggi. Mudah sekali membayangkan Ngarai Sianok ini bagi kalian yang belum pernah melihat langsung, coba saja bayangkan Grand Canyon-nya Amerika (yang sering ada di film-film Hollywood itu loh), tapi dalam versi hijau plus mini (kebayang ga?). Wuih, pokoknya tempat ini keren banget!



Ngarai itu artinya lembah, jadi Ngarai Sianok itu lembah yang dalem banget plus semakin ke bawah semakin sempit. Di sini ada yang namanya Lubang Jepang. Lubang Jepang itu semacam goa buatan Jepang yang dibuat untuk berbagai keperluan, tapi utamanya sih buat pengintaian. Kami diajak masuk menyusuri goa yang kedalamannya mencapai 42 m di bawah permukaan tanah. Sebagian dindingnya sudah disemen oleh pihak pengelola, namun karena intensitas gempa yang tinggi dan menyebabkan semen terlepas dari dinding dan jatuh seperti reruntuhan, dinding semen ini direncanakan untuk dibongkar kembali. Alasannya biar ga membahayakan pengunjung sekaligus menjaga kelestariannya.




Suhu udara di dalam goa dingin banget, udah serasa ada di ruangan ber-AC yang suhunya dibuat paling rendah (sayang saya ga bawa termometer udara saat itu.. hehe). Ada banyak cabang di dalam goa (yakin bakal tersesat kalau ga ada guide-nya..). Guide yang mimpin kami bilang, kalau 80% dari Kota Bukittinggi itu di bawah tanahnya ada terowongan! Gila kan.. Berarti kalau ada gempa gede, rawan dong..

Jadi waktu jaman penjajahan dulu, Jepang mempekerjakan penduduk Indonesia yang dibawa dari Jawa atau luar Sumatra (kita bilangnya Romusha) untuk membangun terowongan ini. Alasan mempekerjakan penduduk luar pulau itu biar nanti kalau mereka kabur, mereka ga bakal bisa mengerti bahasa yang digunakan penduduk sekitar (karena saat itu kita belum punya bahasa persatuan). Wah, betul-betul ya Jepang itu..

Penggunaan terowongan ini lebih ironis lagi. Jadi terowongan memiliki banyak pintu. Beberapa diantaranya terhubung langsung dengan perkampungan penduduk. jadi katanya, dulu Jepang bakal ngumpet di terowongan, trus kalau ada penduduk lewat, mereka bakal tarik ke dalam trus di bunuh. Beberapa pintu lain berada di dekat jantung kota Bukittinggi, fungsinya ga jauh beda, buat pengintaian. Ada juga pintu yang langsung berhubungan dengan dinding ngarai atau dasar ngarai. Korban-korban yang dibunuh mayatnya bakal dijatuhin lewat terowongan yang mengarah ke bawah, langsung ke dasar ngarai. ckckck... Ada juga ruangan penyiksaan, yang fungsinya buat menyiksa orang-orang Indonesia yang ditawan atau pekerja paksa. Hmm...

Kata bapak yang jadi guide, ada dua misteri yang masih belum terungkap dari Ngarai Sianok ini. Pertama, kemana Jepang membuang tanah hasil galian untuk membuka terowongan (kemungkinan dihanyutkan ke sungai yang berada di dasar lembah). Kedua, dimana para pemimpinnya bunuh diri saat Jepang kalah perang (kan orang Jepang itu biasanya bakal harakiri di tempat yang ga bakal dijamah manusia).

Abis dari Ngarai Sianok, kami lanjut ke Jam Gadang, setelah terlebih dahulu sholat di Mesjid Raya Bukittinggi.Oiya, ada cerita menarik di Mesjid Raya. Waktu mau sholat, kan wudhu dulu tuh, masa dinding wc-nya cuma sepinggang doang... haha
parah.. yah, gitu aja deh ya, kebanyakan cerita kering nih tenggorokannya,, hhe





Share:

Senam Jari + Idealisme

Hei wood, udah lama ga nulis lagi.. maap yak udah ditinggalin.. hhe
malem ini ngenet di kampus,, biasa, mau donlod film.. hhe.. mantep! 2 MB/sec..XD hahaha..
abis di kantor internet'a sekarang lola', kecuali klo pake PC yang disana..==
huhu..
oiya, aku lagi magang... hehe
ngisi liburan, sebulan doang,, daripada 2 bulan di rumah, lebih bagus dimanfaatkan buat yang lain kan..
tadinya udah semangat karena rencana turun lapang, tapi ternyata ga jadi dan malah ngantor..
(_ _!)
kerjaannya dari jam 9.00-17.00 cuma nginput data curah hujan tahun 60-an, di semua stasiun di jawa.. ya, SEMUA STASIUN DI JAWA.
belum clear juga? jadi ini dia daftar daerah yang punya stasiun cuaca di Jawa waktu jaman belanda dulu:
-Banten
-Jakarta
-Priangan
-Cirebon
-Pekalongan
-Banyumas
-Kedu
-Jogjakarta
-Surakarta
-Semarang
-Rembang
-Surabaya
-Malang
-Madura
-Madiun
-Kediri
-Besuki
Di setiap daerah di atas, ada berpuluh-beratus stasiun..
datanya itu berupa jpeg (data ketikan yang difoto) dan tugas kami buat nyalin ke excel..
Ini contoh gambarnya..

Mantep kan..:D itu cuma 1 jpeg dari 18 jpeg di bulan februari..
1 bulan 18 jpeg, berarti 1 tahun 216 jpeg..
Jadi bisa ngebayangin dong,, hhe
makanya, kami ngasih tema buat magang ini: SENAM JARI
haha
Walaupun ini GA GUE BANGET, tapi ga papa lah..
Data iklim kan mahal.. itung-itung dapat data gratisan (walaupun perlu perjuangan berdarah-darah).. mana tau suatu saat bisa dipake buat penelitian.. hehe


IP semester udah keluar.. Alhamdulillah buat nilai semester ini.. *Walaupun IPK-nya tetep ga naik..:(
Target mesti dapet nih waktu lulus...T_T
Bener banget kata-kata di film 3 Idiot,
Kita bakal sedih saat tau teman kita nilainya jelek.. tapi kita bakal lebiiiiih sedih lagi klo ternyata nilainya jauh lebih tinggi dari kita..
hahah
manusia...XD
tapi yasudahlah, lupakan..:)
Syukuri apa yang ada..^^



NB:
Aku lagi galau judul penelitian nih.. tema sih udah dapet, pengen neliti tentang water footprint,, tapi cuma dapet itu doang..--a
haha
doain yak semoga semester 7+8 lancar..:)


Share: