Showing posts with label Love. Show all posts
Showing posts with label Love. Show all posts

Thursday, September 05, 2019

Destiny

" Try to remember the kind of September
When life was slow and oh, so mellow
Try to remember the kind of September
When grass was green and grain was yellow
Try to remember the kind of September
When you were a tender and callow fellow
Try to remember and if you remember
Then follow, follow.."

- The Brothers Four


Hei, udah September aja ya.
Where have I been..haha
Well, I've been married. YES! M-A-R-R-I-E-D. For more than 4 months already :)
Can you believe it?
Me neither.
Apalagi sama mas Bambang. Ga pernah nyangka. Hehe
And for someone who ever doubted in marriage and stuff like destiny, I am still amazed at what had happened.
But don't worry, I've been happy :)
and I know that we made the right decision as I can see that he feels it too :)
Thank God.

Heran ya, kok bisa sih berubah pikiran semudah itu.
Aku juga heran kok.
It's just that he made me change the way I think of it.
Dia sendiri juga punya pikiran yang hampir sama sebelumnya, to live alone for the rest of his life.
But maybe something/someone made him changed his mind. I don't know for sure which one plays a bigger role.
I think everything played as a puzzle to the future (or present). It won't be complete without either one.
Maybe that is called destiny.

"It is not in the stars to hold our destiny but in ourselves." - William Shakespeare


NB:
Maapin ga share foto ya. Banyak temen yang bete kayaknya kerna ga dikasih foto atau ga diizinin share foto.
Sejujurnya kita berdua sama-sama benci sama acara nikahan. Dari awal udah kepengen buat ga bikin acara tapi ya gimana.
Terlebih lagi acara sebagian besar mesti sesuai dengan apa yang dimau mamake.
Yang mana agak ga sejalan sama selera aku (harap maklum, drama2 begini pasti selalu ada katanya setiap mau nikah).
Salah satu yang bikin ga sreg adalah make up artist yang aku rasa bikin orang jadi kayak lenong
(maap Buk, tapi memang saya juga ga cantik Buk. wkwk)
Jadi ya maklumlah kalo ku tak mau foto lenong uwe tersebar di dunia dihital dan menjadi milik khalayak ramay.
Kalo bisa itu foto semua dibasmi dari muka bumi. wkwkwkw
Mas juga ga suka difoto.
Album foto kita tinggalin di rumah mertua. hahaa
Vidio ga pernah kita puter.
Mungkin nanti kalo udah tua trus kangen masa muda dan mau ngetawain muka sendiri, bakal ditonton.
Share:

Sunday, September 10, 2017

Life Happened

'So - whatever happened to you?'
'Life. Life happened.'
- One Day, David Nicholls



And so.. here I am
Reading a romance novel at Rotterdam Central
I know, what a random life
Accompanied by a piece of croissant
Would like to have a cup of coffee but afraid that I will need toilet a couple of times later


It feels good to have a slow life for a while
*as if I ever had the opposite

Sitting down with a book and music from your headphone
With all stranger passing over,
some stop by to sit next to you
But no need to have the urge to start a conversation
Most of the time accompanied by the cold breeze


Reading stories made by others
The written one and the real time
At the same time wondering what kind of story
life will bring you after all of this


Seasons change
And so do people
And hearts
But life is life
And time is time
Both have no rewind

And now autumn is coming
But I am feeling the cold of winter
Deep inside my soul


I’m walking barefoot through the memories
With the fallen leaves
I’m letting go of the people I haven’t been able to forget
- Time and Fallen Leaves, Akdong Musician


I wish upon a star for a warm and peaceful future
At least for the next 6 months
And if possible for the rest of my life


Ah, I wish I wore a proper jacket :"



Share:

Friday, September 08, 2017

At Least I've Tried

I wonder
Maybe
Love is a luxury
Which I don't deserve

How much wealth do I have to possess
To be worthy of this fancy opulence
Why should everything is about money


But I believe that love is not the only thing that promises happiness
At least I'm trying to believe
Because that's the only hope that helps me alive
And maintain my sanity


That at least I've tried


Share:

Sunday, September 03, 2017

Hati dan Manusia

Looking back on the same date a few years ago, Facebook just kindly reminded me of my abandon notes.
Just realised that, before writing on this blog, I was so into writing notes on my Facebook account. Hahaha
Udah nyinyir dari dulu ternyata wkwk




It surprised me that I am still struggling with more or less the same question,
over and over again, without getting any clear answer yet, until now

Life..
Maybe it is not something to be questioned, but something to get through
Share:

Saturday, July 01, 2017

Antara Cinta dan Komitmen





Kenapa ya, seharian ini bawaannya melo
yaelah, melo mulu ih
Tambah dengerin lagunya Suga - So Far Away yang cover baru
Huft


Mungkin karena cuaca lagi mendukung banget
Tadi pagi pas bangun emang dingin banget
Trus tidur lagi kan abis subuh,
ngantuk banget gegara kasus gaje semalem yang bikin tidur kemaleman
Pas bangun lagi di luar udah basah gitu, abis ujan dan masih gerimis
Sendirian pula di kamar, yaudah lah makin makin
Pengen nelepon rumah, tapi lagi pada jalan2 ke Simarjarunjung
Jalan2 mulu mereka, abis mudik kemaren, pada ke Sibolga
Maen di pantai
Trus tadi pada maen ke gunung, lihat Danau Toba dari atas
Jalan2 wajib setiap lebaran
Sedih ga sih cuma bisa lihat doang dari sini, hiks


Kangen orang, tapi orangnya ga kangen
Pengen ngobrol juga ga bisa
Ngarep ditelepon, tapi chat aja kaga
Yaudah sih, makanya jangan ngarep


Nyoba nesis, tapi kepala isinya uneg2
Ga bisa mulai nulis kalo masih banyak pikiran gini
Jadi yaudah curhat disini aja
Huft


Tadi abis ngobrol sama cewe yang pengen aku lamar aja jadi istri
Tapi ga bisa kerna aku cewe dan kita berdua masih straight
alhamdulillah yha
Satu2nya temen ngobrol rutin almost everyday
Yang bisa ngisi rasa kesepian uwe yang ga jelas ini
Ah, siapa ya cowo beruntung yang bakal dapetin kamu


Doi lagi galau suka sama orang tapi ga mau pacaran atau temenan
Maunya jadi suami aja
Katanya, "Kayaknya aku mulai pengen nikah"
Trus aku speechless


Well, siapa sih yang ga pengen nikah
Ada toh?


Pengen sih nikah, tapi...
Kenapa ya, I always think that marriage is difficult
Malah dulu sempat terlintas untuk stay single for the rest of my life
Yah, pernah sih untuk beberapa waktu sebelumnya merasa yakin udah nemuin 'the one'
Yang kemudian sirna
Ya jodoh siapa yang tau


Tapi serius deh,
kenapa ya makin kesini makin hopeless


Banyak orang yang bilang,
"Menikah itu soal komitmen, bukan cuma soal cinta"


Oke, setuju
Tapi banyak yang mengindikasikan bahwa pernyataan ini berarti
love will fade, so don't use it as the ground of your marriage
Bahwa komitmen adalah pondasi yang lebih kuat dalam membina sebuah keluarga


Yaa...setuju sih
I've witnessed many pieces of evidence that this statement is true
That love will definitely fade away
Even worse
It changes


Tapi ntah kenapa,
deep down in my heart
I'm still hoping to find 'the one' who can love me for the rest of his life
I mean, 'the one' who has the same perspective as me,
to maintain our love for the rest of our life
Someone who will stay beside me not only because of commitment
Because staying with someone who based his company on only commitment is the least I want in my life


But I also know that it's kind of impossible
Or maybe I just haven't found the one
Or, maybe there is noone as naive as me out there,
who adores love in another level


Apalagi,
akhir-akhir ini aku mulai sadar,
bahwa masing-masing orang mencintai dengan cara yang berbeda
Berbahagialah pasangan yang memiliki frekuensi sama dalam mengekspresikan rasa cintanya


Atau mungkin, frekuensi yang sama akan terbentuk after spending times together?
Atau mungkin, you don't have to be in the same frequency?
that this is where we use the term: 'to understand each other'?
Mungkin kegagalan dalam hal ini yang banyak membuat 'gagal'nya pernikahan orang-orang?
When they realized that they made the wrong decision
Maybe it's not wrong, it's just that they failed in achieving this state
Some decided to find another 'love', hoping that he/she is in a closer 'frequency'
While the other try to use 'commitment' to stay together


Or maybe I underestimate the meaning of commitment?
Maybe commitment is more than just commitment?
Maybe, you can only committed to someone if you love him/her?
If that's the case, that's even more perfect!
Tapi emang ada ya?
Sejauh ini belum nemu contoh nyata secara langsung


Mungkin jawaban dari semua ini baru bakal ditemukan ketika aku udah ada di dalamnya
Tapi tetap aja sih belum terjawab
Baru bakal terjawab dipenghujung hidup, sepertinya


That's why I thought that marriage is difficult
because there are so many uncertainties in it
Or maybe, once again,
I haven't found the right one
Ya gimana sih caranya kamu tau kalo seseorang itu orang yang tepat?
Orang yang ditakdirkan buat kamu dunia akhirat?


Pusing amat ya,
Beginilah mungkin kalo orang level keimanan nya masih lemah dan ga stabil
Padahal semua pertanyaan tadi bisa dijawab dengan berserah diri sama Allah
Hidup itu ga ribet, kita aja yang bikin ribet
Kenapa ga rela berserah diri ke Allah?
Kerna merasa jadi makhluk lemah yang ga bisa apa-apa?
Ya emang kenyataannya lemah!
Berserah diri itu kan bukan berarti ga ngelakuin apa-apa
Ada yang namanya ikhtiar


Tapi trus tetep aja ujung-ujungnya,
apapun hasilnya ya ga ada yang tau
Ya tapi kan jangan kerna takut hasilnya ga sesuai harapan,
lantas memilih untuk tidak memulai sama sekali
Lah orang belum ada hasilnya juga
Kenapa berburuk sangka sama Allah?
Sebelum yakin sama siapapun itu yang akan jadi imam hidup kamu nantinya,
Yakin dulu sama Allah sepenuhnya, Zi
Gimana mau nemuin jodoh kalau sama Allah aja masih ga percayaan
Huft
Share:

Thursday, June 22, 2017

One Call Away

I've been told, several times,
by no other than the most independent woman I've known, other than my own sister,
(how many times have I said this already?)
that I'm a hopeless romantic.
I think maybe it's because I showed my honest expression
that I couldn't show to anybody
(I know this is not enough as a clarification, Noy)
I mean, to whom would I said comment like,
"I think that sitting side by side in the bus is romantic",
other than myself, if it's not to you, haha
because I know it's a bit, well, too much
But I still think that strolling around the canals (and taking pictures, if you know what I mean) in Utrecht is romantic!
with a side note, pure strolling, without the intention of buying anythings as most of the times we do


And now I feel like giving testimony over something trivial,
of which I personally judge that you will give the same comment,
so I write it here instead
Haha



(I know this is unrelated, but I love this pict, and to show that the sun was amazing!)


It's not that I'm a hopeless romantic,
(and I wouldn't really mind if it's still so)
but it's proven that, many times,
one phone call can really do make a big difference
(and suddenly Spotify plays Charlie Puth - One Call Away, really! haha)


There is this strange flow of energy of getting to 'directly' interact
without giving the time to think about the exact meaning of the text you received
or the meaning behind it, or behind it
(well, maybe a matter of over-thinking also plays an important buffer in this case)


But we do that, don't we?
Analysing the meaning behind a text,
or even just try to understand the feeling behind the text
or the story behind it, or maybe what the writers were doing when he/she wrote it
(please tell me I'm normal even if I do this kind of thing)


And there is this thing about mind that you cannot control, isn't it (or not?)
I mean, even if you determined not to think about something, you will end up thinking about it
Because the act of determination of controlling this thought itself means that you are thinking about it
(or am I too much? is it only me?)


Even if it's a mere insignificant thought,
Even if you try to forget about it,
it's still there
it can linger the whole year

Just like the typical grass you can find at the side of the road
They will be there in all seasons, without your effort to care for them
They just change colours
Maybe you can't really see them in winter
when they were covered by snow
But believe me, they're still there


And why do I suddenly talk about all these insignificant things
when the first intention of writing this post was just to say that I'm happy today!
Haha, zampah banget yha



Anyway
Have a nice day!
Annyeong!
Share:

Friday, May 19, 2017

Mind Over Matter

Memang ya, Allah itu Maha segalanya

Sometimes I thought that I really can feel what other people's feels
I empathize a lot
That I'm the type of person who deeply rely on my feelings and intuitions
But feelings and intuitions are indeed not necessarily same as the actual facts

duh, ngomong opo toh zi


Yah, pokoknya gitu deh
Mo nulis pake bahasa Indonesia dulu ga papa ya
Lagi kangen Indonesia



Akhir-akhir ini sering banget ngerasa 'ditampar', sama Allah
Astaghfirullah, sounds so wrong
Apa dong, bingung juga mo pake kata apa


Intinya ada aja emang caranya Allah nyadarin kita
Bahwa apa yang orang lain rasakan,
baru akan benar-benar kita mengerti
ketika kita berada di posisi yang sama

Allah benar-benar ngasih cara paling efektif untuk belajar
Ngasih kita sesuatu yang persis sama dengan apa yang sebelumnya kita anggap bukan hal yang patut dibesar-besarkan oleh orang lain



Beberapa hari kemarin sempat tersesat dan ngelakuin hal yang sama
Untuk kemudian tersadar,
what the hell am I doing
I'm almost doing it the same way as you did, which I hated so much before
I thought there is no way it could hurt you to that extent



Turned out that I shouldn't judge whatever choices people took for the sake of their life
It's just the way they choose to survive
Bahwa belum tentu, ketika dihadapkan dengan masalah yang sama,
I can do any better



Ada aja emang cara Allah menuntut kita untuk segera dewasa
Nempatin kita di semua sudut, untuk bisa melihat lebih baik

Bahwa kalo memang menurut kamu apa yang orang lain lakuin itu bukan jawaban yang terbaik
Let's see jawaban lebih baik apa yang bisa kamu kasih ketika kamu benar-benar di posisi yang sama



Maybe it hurt you way more than it did to me
That you end up losing to your own fears
and decided to do whatever it wanted you to do

Now I start to feel sorry for what I did
Blaming instead of reaching out


But I'm not going to go back
The past is there for you to learn
I decided not to do it the same way either
I'm not going to do the same mistake
I'm going to win over my dark thoughts and useless worries




"..learn the lesson, release the pain, and move on.."








"Living is all about the choices you make moment by moment
Even if it’s just a log bridge, you must make a choice:
Do you go forward? Do you turn around, or do you stop?
Where I am now is the result of countless choices made in the past." - Reply 1994



and you, yes you
where you are now is the result of your past choices
so thank you for being with me
Cheers for the moment
and hopefully for the future :)
Share:

Tuesday, May 09, 2017

Getting Old

“For what it’s worth: it’s never too late or, in my case, too early to be whoever you want to be.
There’s no time limit, stop whenever you want. You can change or stay the same, there are no rules to this thing.
We can make the best or the worst of it. I hope you make the best of it.
And I hope you see things that startle you. I hope you feel things you never felt before.
I hope you meet people with a different point of view. I hope you live a life you’re proud of.
If you find that you’re not, I hope you have the courage to start all over again.”

― Eric Roth, The Curious Case of Benjamin Button Screenplay





(goodreads)



Well, getting old is indeed scary
If only we all can be Wendy
Having Peter who would gladly bring you to the Neverland whenever you change your mind


But why exactly does getting old scare us?
Age is merely a number
Is it the need to be 'more adult'-ish as you age?

.. But what is an adult?






Hmm.. that is what google said



a person who is fully grown or developed
emotionally and mentally mature

*sigh*




I think, personally, this 'adult' thing is only part of it
Grown, developed, emotionally and mentally mature are not something you can control or, in fact, measure
But surely it is something you will definitely gain as you're getting old
Even if you do nothing
So what's the need to be afraid?


I suppose most of the fear comes from the pressure of what we think other people expect us to be
Or what we, ourselves, expect us to be
Hmm.. The first one is definitely not something we have to waste our energy for
Thinking about our expectations is already exhausting, let alone other people's
While the second is something that is so complicated, that I would be able to talk about for hours
And that is not what I intended to do when I decided to write this post


Bu the point is, there is nothing to be afraid of
When you think that it's getting hard
Don't forget that everyone around you is also struggling
It's just natural
That's what life is
Even a mosquito need to be in danger just for a drop of blood


Laughing, crying, complaining, getting angry, are all natural
It's just the way it is
Ah, I just realized, getting afraid is also natural then
Well, it is. Hahaa


But always remember this:

...لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
"On no soul doth Allah place a burden greater than it can bear"
(2 : 286)



Life is difficult
Indeed
But you are strong
So what?



“The moment you doubt whether you can fly, you cease forever to be able to do it.”
― J.M. Barrie, Peter Pan




Panjang yaa..hahaa
Selamat ulang tahun!
I wish you all the best thing that life could offer!
:)


“You know that place between sleep and awake, that place where you still remember dreaming?
That’s where I’ll always love you. That’s where I’ll be waiting.”
― J.M. Barrie, Peter Pan
Share:

Monday, May 08, 2017

Alasan



"Aku mencintaimu karena Allah."

Sampe sekarang kalo baca kalimat ini (belum, belum.., belum pernah dengar langsung), rasanya gimanaa gitu
Yang gimana sih rasanya cinta karena Allah?
Kerna cinta, trus jadi lebih rajin ibadah?
Kenapa?
Mesti kerna ada maunya

Ya ga gitu juga sih
Mungkin maksudnya cinta yang bikin kita pada saat yang bersamaan semakin mencintai Allah
Atau ya udah gitu aja, cinta karena Allah


Duh, sounds so wrong
Emang boleh Allah jadi alasan?

ya kenapa ga? justru harusnya begitu kan?

Ga tau tapi rasanya gimana gitu
Ga pantes aja Allah dijadiin alasan

Loh

Hmm, mungkin maksudnya cinta atas izin Allah (?)
Tau dari mana kalo diizinin?

Lah, kalo udah dirasain, berarti udah diizinin dong

Ya ga mesti juga, kan ga semua orang yang mencintai karena Allah
Trus yang ga mencintai karena Allah gimana dong?
Atau yang ngakunya cinta karena Allah taunya ga?
Atau, duh, auk ah, gelap

Aih, makanya ikut pengajian sanah -_-
Ya walaupun ga semua yang dibilang ustadz itu bener 100%, namanya juga manusia
Tapi kan pasti selalu ada ilmu yang bisa didapat
Well, at least menambah sudut pandang baru


Hmmm, yhaaaaaa, baiklaaah
Annyeong~
Share:

Friday, April 28, 2017

Hari Puisi dan Pencarian Makna




“aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”


― Sapardi Djoko Damono


Nelongso banget yha, puisi Bapak Sapardi yang satu ini
Gimana coba caranya mencintai dengan sederhana?
Pasrah?
Diam?
Hmm...
Sejujurnya ini salah satu puisi yang ku suka banget dari sejak pertama kali baca dulu di sekolah
Dulu, pas baca puisi ini, berasa ada rasa ngilu di dada, sedih, tapi kagum

Tapi kenapa ya sekarang ngerasanya nelongso abis kalo baca puisi ini
Nelongso dalam artian ga terima


Is it wrong to love passionately?
Why simple if you can make it more?

Apa ga ada cara lain buat bisa mencintai dengan sederhana?
Bapak bahagia mencintai dengan cara begitu, Pak?

Ah, mungkin aku yang salah
Mungkin maksud mencintai itu bukan mencari kebahagiaan
Tapi dengan mencintai maka kamu bahagia
(emang ngomong doang mah gampang ya)


By whichever means, to love is supposed to make you happy
If it's not, then maybe you need to re-think about it
Is it love? Really?

Huft, why so complicated



Anyway, selamat hari puisi nasional~
Share:

Wednesday, April 19, 2017

Viewpoint





I did expect that
What?
Nothing
So what is it that you expect?
I expect nothing
-_-
I said I expect nothing. Is it not clear enough?
So what's the need to expect then?
That's the point. I expect nothing, but then I realized that expecting nothing is also upsetting. So what do you thing is better? Expecting something or nothing?
What are you talking about?
I am talking about expectation, please be focus
I am totally awake and focus now. It's you who are wondering around right now
I am asking you which one is better: expecting something or not at all
You said you expect nothing but then it's upsetting. Then it means that you do expect something. It's just that you TRY not to expect anything. Which is, I personally think, failed
-__-
Well, sorry, maybe I'm just too tired. Or maybe that premenstrual symptoms, you know those things with women
So you need more serotonin right now? That's what it is?
Why are you so mean?
I am not. I am asking you, do you need more serotonin?
Is it something that you can get at a nearby drugstore? -_-
Go out. Do some exercise
I'm born to be lazy
Jeez. Go to hell, then. No, no, I mean, go eat something
Will it give you more serotonin?
No, it will make you full, and then sleepy, and then you go to bed early, and tomorrow you will be happy again. That's it
Hmm, what a very nice advice -_-
Of course, I know everything. Trust me
:p
Go, girl :) You need some rest
:3 Love you
Yes, yes, I know you love yourself -_-
Annyeong, hahahaa
Share:

Monday, February 27, 2017

I Wish for a Happy Ending :)

"I think I'm in love."
"WHAT??"
"Hahahaha, but I'm not sure"




Well, to wake up in the morning and find a new message on your phone and the great news in it
Speechless
Not sure exactly how to react, tbh
I'm honestly, sincerely, wholeheartedly, happy to hear that :)

Though there were so many things I want to ask
So many things were left unsaid
But sometimes, some questions are meant to be in your head only
Sometimes, having no answer is the best way to live your life

Or, could it be because I can understand without asking it out loud?
Could it be that I already found the answer somewhere in the corner of my head and my heart?
That I don't feel like it is necessary anymore, whatever the result will be
Is this what they called 'grown-up things'?
Hmm


"It's been so long that I don't get to feel this kind of thing. That I'm not even sure how to make myself sure about it."
"Well, I'm not any better than you in this case, absolutely, haha."
"I just scared that I translated the signal in a wrong way. What if it's just on my part? Why is it so hard being a girl (you mean, woman? haha) that I don't have the power to make sure of everything."
"Hahahaha. Then just let it be. Enjoy this rare yet exciting moment in your life. You said that it's been so long that you don't feel this way. Then live it. You can choose to wait and live it to the fullest :)"



What else?
Do you think there is a better way to cope with this thing?
Maybe some straightforward girl will just say it out loud. Whatever it is in her mind
And I will always be so envious of this kind of girl
How do you even have the energy to do that?


Anyway, I personally think that everyone knows how to react best, their own way
It's your life, and you are the master of your mind and your heart


But the thing is, it's not only about advice
It's about sharing
About how to make your excitement grow by sharing it with your closest
About how to share the weight it contains with other people
This extraordinary thing about sharing
Sharing happiness will make it bigger, yet sharing your sadness will make it disappear
Magic, eh? :)


I knew at that moment, that when you like someone, you have eyes for her on the sides and the back of your head. And that if you don’t knock, there will be no answer. Standing in place will not get you what you want
-Yoon Jae, in Reply 1984



I wish upon a star for a happy ending :)
See you in my next post
Annyeong!
XOXO
Share:

Thursday, March 17, 2016

Happy Ending - Happy Start

Ini yang ditulis udah dari kapan tau..belom sempat diposting.
Sekarang orangnya udah isiii...
aaaaahhh..imaaaaaa...
Semoga sehat-sehat ya sampe lahiran.
Sedih ga bisa lihat :(





Allah..
Masih ngerasa ga percaya
Dua orang ini udah nikah aja
Bingung antara mau bahagia atau sedih
Ih gimana sih, ya harus bahagia laah..
Hiks

Kalo dateng ke nikahan orang sih ya biasa aja lah ya..
Tapi rasanya lihat sahabat sendiri nikahan itu..rasanya..
Berasa ga relaa...
Ini udah kayak emaknya aja.
Sekarang Ima udah jadi milik Iip seutuhnyaa..hiks
Apasih.
Oke cukup dramanya.


Aaa....iimaaaa...iiipppppp...
Ga nyangka..finally..
So much for your happy ending :)
Akhirnya yaa..berakhir sudah penantian mu Ip. Haha

"Kinii usai sudah segala penantian panjangku
Setelah temukan dirimu duhi kekasihku"
(Ala2 Syaiful Jamil, cocok dikit langsung tarik. Haha)

Ima aka Nyayu Fatimah Zahroh dan Iip aka Iif Miftahul Ihsan ini pasangan pertama dari GFM 46.
Yeyeye lalala..
Selamat yaaa...

Semoga jadi keluarga sakinah mawadah warohmah.
Langgeng sampe kake nenek punya cucu banyak..hhe


Kalo ingat dulu, ya ampun..kayaknya cerita mereka berdua ini bisa jadi teenlit. Haha
Ini aku kasih kronologis versi drama musikal yak.


1.

Iif:
"Kurasa ku tlah jatuh cinta
Pada pandangan yang pertama
Sulit bagiku untuk bisa
Berhenti mengagumi dirinya"


Ima:
"Butuh waktu untuk mencintaimu seperti engkau mencintai diriku
Jangan sampai engkau salah mengerti
Yang kuingin bisa saling memahami"


2. The One That Got Away, Katty Perry
Iip:
"Terlambat sudah oh kasih,terlambat sudah oh sayang
Kini ada penganti dirimu yang lebih mencintai diriku.."


Ima:
"In another life
I would make you stay
So I don't have to say
You were the one that got away
The one that got away"


3. I'm With You, Avril Lavigne

Iip:
" "

Ima:
"Lumpuhkanlah ingatanku
Hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya"


4.
Iip:
"Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat
Kenapa ada derita
Bila bahagia tercipta
Kenapa ada sang hitam
Bila putih menyenangkan..."


Ima:
"I'm not surprised
Not everything lasts
I've broken my heart so many times,
I stopped keepin' track.
Talk myself in
I talk myself out
I get all worked up
Then I let myself down.

I tried so very hard not to lose it
I came up with a million excuses
I thought, I thought of every possibility

And I know someday that it'll all turn out
You'll make me work so we can work to work it out
And I promise you kid, that I'll give so much more than I get
I just haven't met you yet"


5. The Reason - Hoobastank

Iip:
"I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
And the reason is you"


Ima:
"Siang dan malam aku
Tak kuasa melupakan bayangmu
Meski telah kau lukai hatiku
Meski aku harus mendusta nurani...
Siang dan malam aku
Tak kuasa melupakan bayangmu
Meski telah kau lukai hatiku
Meski aku harus mendusta nurani...

Siang dan malam aku
Tersenyum teringatkan ulahmu
Mungkinkah ku terjerat cinta buta
Atau kah ku hanya merasa... kasmaran

Jangan lagi ulangi
Berikan aku kasih setulusnya
tanpa perlu kau mendua
Dari semua pria..
Hanya engkau yang membuatku tak mengerti
Ku tak mampu untuk meninggalkanmu"


6.
Iip + Ima:
"Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia
Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya"


7.
Iip:
"I can show you the world
Shining, shimmering, splendid
Tell me, princess, now when did
You last let your heart decide?

I can open your eyes
Take you wonder by wonder
Over, sideways and under
On a magic carpet ride

A whole new world
A new fantastic point of view
No one to tell us no or where to go
Or say we're only dreaming"


Ima:
"A whole new world
A dazzling place I never knew
But when I'm way up here, it's crystal clear
That now I'm in a whole new world with you"



Berasa karaoke yak. Haha
Makanya bacanya jangan sambil nyanyi..hahaha
Oke, sekian dulu ya kaula muda.
Lagu berikut akan menutup pertemuan kita hari ini.
Enjoy your life.
Peace, love, and gaul.
Nb. Jangan baper yak. Haha



Tulus - Teman Hidup

Dia indah meretas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
Pembawa sejuk, pemanja rasa
Dia yang selalu ada untukku

Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu

Kau milikku, ku milikmu
Kau milikku, ku milikm
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Bila di depan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya akan begitu

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau jiwa yang selalu aku puja
Share:

Thursday, November 13, 2014

Cinta Pertama

"Dad – Ask him when Mom says no"
Unknown


Katanya..anak perempuan, sadar atau ga, cenderung milih laki-laki yang 'mirip' ayahnya. Bener ga sih?
~

Tanggal 2 November kemarin Ayah ulang tahun ke 50.
Ngadu di sms kalo Mamak malah pergi ke Medan di hari ulang tahunnya.
Padahal kata Ayah, Ayah pengen buat acara makan-makan bareng bocah-bocah di rumah.
Kasian Ayah..:’)

Susah nyari hadiah, ujung-ujungnya aku sama Nopi (yang lagi di Bogor ikutan bantu IKYEP)
beliin celana jeans.
Kata Nopi celana Ayah udah pada buluk semua.
Sebenernya celananya lumayan banyak, tapi yang dipake yang itu-itu terus.
Ya yang dia suka aja. Haha..
Like fathers like daughters (Bener ga sih bahasa inggrisnya?).

Ternyata Ayah udah 50 tahun aja. Ga kerasa.
Tetep ganteng sih.. Ga percaya? Yaudah. Haha..
Waktu SD dulu, pas aku les sore di sekolah buat persiapan UN,
Ayah yang nganterin bekal makan siang ke sekolah.
Kenapa mesti dianter? Kerna Mamak baru beres masak jam 11-12an.
Kan sekalian masak buat jualan. Trus, waktu temen-temenku lihat Ayah, mereka pada envy gitu.
“Iiih, Ziah Ayahnya ganteng yaa..”
Wahahaaha..(Ayah Gueeee…)

Padahal setelah diusut, ternyata rata-rata temenku Ayahnya udah ‘agak’ berumur. Hehe..
Jadilah Ayahku yang paling ganteng. Umur kan memang ga bisa bohong. Hahaa..

Sampe sekarang Ayah tetep ganteng. Hee.
Tapi tetep, umur memang ga bisa bohong. Ayah banyak sakitnya.
Mulai dari magh, hipertensi, kolesterol, diabetes.
Pernah juga hampir kena batu ginjal yang alhamdulillah dideteksi dini dan udah sembuh.

Masih ingat banget waktu Ayah sampe nangis kesakitan waktu perutnya sakit.
Mamak lagi ke pajak. Yang di rumah cuma aku sama kakak yang bantu mamak masak di dapur (lupa namanya).
Itu cerita akhirnya gimana yah..kalo ga salah akhirnya Ayah dibawa Mauwo ke rumah sakit
(ternyata kena angin duduk).
Ayah memang dari dulu, dari aku kecil banget, udah punya masalah sama perutnya. Sakit magh.
Dulu banget pernah diopname gara-gara magh.
Trus pas aku SMA apa SMP gitu, udah upgrade jadi radang lambung (..atau usus ya).
Kata dokter ga boleh makan yang pedes atau asem.
Tapi dasar Ayah bandel, tetep aja dimakan. Dikit siih (tetep ngebela..hha).
Pernah sekali pas aku pulang ke rumah, Ayah jajan Pulpi Orange (Pulpy Orange? Pulpie Orange?).
Trus itu minuman satu botol abis sekali minum doang. Haha..

“Ayah ini loh, ntar perutnya sakit, nangis..”
“Enak. Hehe..”
“Biarin aja, bandel. Setiap hari itu Ayahmu jajan Pulpi”
“Ih, ga loh. Baru ini beli lagi. Terakhir kali beli kan pas kapan itu..dua hari lalu..”


Mungkin penyakit-penyakitnya itu hasil dari pola hidup Ayah yang memang ga kayak orang pada umumnya.
Ayah jualan malam, tidurnya siang. Waktu aku tanya, kenapa mesti jualan malam, kenapa ga siang aja.
Katanya rezekinya adanya malam. Dulu memang Ayah pernah jualan siang.
Itu waktu aku masih belum pinter ngomong, aku tempo dulu yang sampe sekarang masih sering jadi bahan ejekan.

“Ayah, Ayah tuta tabena? Atu tuta tabena”
“(Nyanyi) Mauwo tuti piling ene, enut~”

Hahahaaa
(Please call me if you want further information XD)

Dari kecil, aku selalu dibilang Anak Ayah. Ga tau asal muasalnya gimana. Hehe.
Padahal aku kan dari kecil bandel banget. Atau mungkin kerna aku bandel? Hahaa..
Sampe aku SD kelas berapa ya, Ayah masih suka gangguin atau bangunin aku tidur pake cium pipi.
Trus aku pasti ngomel. Soalnya kumis sama jenggotnya yang pendek-pendek itu bikin geliii…
Tapi gara-gara itu aku jadi terpaksa bangun... hahahaha.

Ayah suka bikin nama panggilan aneh-aneh. Aku dipanggilnya Nandung Bauk. Ga tau apa artinya.
Kalo ga Nandung Bauk, Nandung Ayah. Lula juga.
Kalo Kiki, dipanggilnya Bagudung, lengkapnya Bagudung Saba (Tikus Sawah –red).
Kenapa Tikus Sawah? Ga tau. Mungkin kerna dia item sendiri, trus badannya gembul gitu waktu kecil. Hahaha.
Eh, Nopi dipanggil apa ya?

Ayah itu jaraaaang banget marah. Tapi kalo udah marah, serem.
Dulu banget pernah berantem sama Mamak entah gara-gara apa.
Trus kayaknya Ayah udah emosi banget gitu.
Trus ngelempar panci ke arah rak piring, sampe palang yang bagian atasnya patah.
Tapi yang bikin lucu, besoknya Ayah sendiri yang nyari kayu ples kawat buat ngebenerin itu rak piring yang patah.
Hahaa.. Dasar..
Mamak yang kemarinnya abis marah-marah aja ketawa waktu bilang kalo itu yang ngebenerin Ayah sendiri.

Ayah kalo mimpi, suka ngigau gitu. Malah pernah nendang-nendang waktu tidur.
Dibangunin sama Mamak, katanya mimpi ngejar maling. Hahahaha.
Kalo mimpi serem, suka ngerang atau teriak tertahan gitu (yang ini kayaknya nurun ke aku deh, haha).
Waktu kecil aku suka ngebangunin Ayah pake cara cabut bulu kaki (bulu kaki Ayah banyak bangeeet).
Abis susah banget dibangunin. Kalo dicabut pasti Ayah langsung teriak kesakitan trus aku diomelin. Hahaha.

Masa-masa udah punya hape, pasti sering ngerayu Ayah minta isi pulsa..hehe.
Jangan minta Mamak. Kerna pasti jawabannya: “Kan udah dikasih uang jajan”. Haha.
Tapi jangan minta anter Ayah kalo mau kemana-mana. Kerna pasti jawabannya: “Minta Mamak aja lah sana”.
Lagian Ayah kalo nganter pasti ga pake ganti baju.
Apapun baju yang dipake, mau itu kaos bolong-bolong,
atau celana jeans yang dipotong selutut plus ada benang-benang di bawahnya (berasa ripped jeans..haha),
yaudah gitu langsung pake sendal apapun yang didapet.
Langsung ngambil helm sama kunci kereta. Ih, kan ogah banget.
Masa kita mau pergi udah cantik-cantik, yang nganterin pake kostum mau ke pajak.
Masih untung ga pake bau amis..Haha.. (anak duralex, jangan ditiru).

Waktu aku keterima di IPB, sebenernya Ayah agak berat buat ngizinin. Kejauhan katanya.
Tapi Ayah ga bilang langsung sih. Mamak yang cerita. Tapi memang keluargaku keluarga perantau sih.
Jadi ya mereka ngertilah kalo darah perantau ini nurun dari mereka juga. Hehe.
Keluarga kami penganut demokrasi liberal. Hahaha.
Silahkan pilih apa maumu, tapi harus tanggung jawab.
Ayah sama Mamak jarang banget nentuin jalan hidup kami.
Kecuali dulu, keputusan Mamak buat masukin kami ke kursus Bahasa Inggris
waktu aku masih kelas 4 SD, waktu orang-orang lebih milih masukin anaknya ke madrasah atau pengajian.
Agak kontroversial memang. Tapi kami masih sempat ngaji lagi juga kok, sorenya, walaupun ga lama. Hehe..
Salut juga sama Mamak. Waktu orang-orang masih ga biasa denger Bahasa Inggris,
Mamak udah tau kalo Bahasa Inggris itu pasti bakal dibutuhin banget nanti.
Padahal Mamak SMP aja ga tamat. Apalagi Ayah. Yang tamat SD udah merantau.

Beberapa hari sebelum berangkat ke Bogor.
Mamak: Nanti kau disana ga ada loh yang nganter jemput. Kemana-mana sendiri. Serius kau mau kesana?
Aku: Santai aja Mak..
Ayah: Si Zia ini teledor kali orangnya. Ayah takutnya nanti ilang dompetmu disana, pake apalah kau makan nanti.
Aku: Hahaa.. Ya jangan didoain ilang laah..
Ayah: Loh, orang kau setiap hari ada aja barangmu yang ilang. Cemana gitu.
Aku: Hahaha
Tapi akhirnya tetep dianterin sekeluarga ke bandara (sampe Saripah, Masitoh ples Nenek juga ikut, hhe).
Tapi ke Bogornya bareng Mamak doang. Waktu mau masuk pintu check in, cium tangan Ayah,
matanya udah berkaca-kaca gitu, hehe. Nenek malah udah keluar air matanya waktu peluk cium, Hehehe.


Duh, kalo cerita Ayah, ga ada abisnyaa.. Udah panjang banget.
Yah, pokoknya Ayah itu Ayah paling keren deh sedunia. Hehe.
Jaga kesehatan yaa Ayah Bauk.. Mamak juga.. Semuanya deh.. hehe


"A daughter may find her prince. But her daddy will always be the king"
Unknown


PS.
Niatnya mau ngepost tanggal 12 kemarin.
Tapi apa daya tangan tak sampai..hha

Selamat Hari Ayah Nasional :)


Share:

Saturday, December 01, 2012

Ayahku ayah paling keren sedunia (bodo amat dibilang copas)

Beberapa malem ini sering mimpiin orang rumah..
Apalagi ayah, padahal sebelumnya jarang-jarang mimpiin ayah...

Ah, kalau ingat ayah, rasanya pengen nangis, pengen ketawa, pengen senyum-senyum, pengen guling-guling..hehe
Ngetik postingan ini aja mata sambil berkaca-kaca.....:')

Ayah sekarang banyak penyakitnya..:(
Tapi bandel kalau disuruh jaga pantangan.
Pernah waktu aku di rumah, ayah minum pulpy orange sebotol dalam berapa kali teguk doang, dan yang ku perhatiin, udah beberapa hari itu ayah minumin itu mulu..-_-
Padahal ayah punya magh parah, sampe radang usus juga..

"Ih, ayah ini loh, jangan sering-sering minumin itu sih.. Nanti sakit nangiis.."
*ini dialog anak ke ayahnya yang ga boleh ditiru, hehe
"Orang ayah baru-baru ini aja kok minumnya.."

Ayah pernah nangis nahan sakit waktu sakitnya kumat..
Kena angin duduk, dan anginnya di perut, jadinya sakitnya kayaknya parah banget...
Aku sampe deg-degan banget waktu ngelihatnya...T_T

Belum lagi kalau ada durian di rumah, ayah paling ga bisa nahan buat ga ikutan makan.
Padahal darah tinggian, belum lagi kolestrol...(-_-")
Orang rumah memang pada suka banget sama duren, makanya kalau mau makan duren, pasti kami makannya di luar,
di tempat jualnya langsung, biar ayah ga ikutan makan..
Nenek juga ga boleh makan duren..

Yang paling keren dari ayah, ayah ga merokok...:D
Makanya aku paling ga tahan kalau nyium asap rokok..
Ayah juga jarang jajan, tapi sekali suka sama sesuatu, pasti itu aja yang dimakan.. kayak kasus pulpy orange tadi..hehe

Ayah jarang banget ikut kami main ke supermarket atau plaza apalah yang ada di siantar..
tapi pernah sekali waktu, aku lagi duduk sendirian sambil nyetak pergedel,
trus ayah datang bawa kaos baru..

"Ji, lihat, bagus ga?"
*sambil nunjukin kaos
"Beli dimana yah?"
"Ramayana. hehe"
"Bah, sendirian kesana?"
"Iya, hehe. Abis kaos ayah udah ga ada yang bagus.."

Sumpah, aku shock berat...XD
haha

Ayah nyebut kami (anak-anaknya) pake sebutan yang aneh-aneh..:D
Nandung Bauk
Ulukudung
Bagudung
Nandung Ayah
*khusus buatku, kadang dipanggil Bebek Bauk..
hehe


Ayah tuh ga pernah nelepon kalau ga ada yang penting, atau kalau ga kangen banget.
Kadang malah suka sms gaje kayak begini:

==================
nandung bauk
==================

-udah, gitu doang
haha
tanpa emoticon atau apapun..:D
kadang suka ditambah belakangnya jadi gini:

===================
nandung bauk
he he
===================

-lucu..:D
Aku ngerti ayah pasti lagi kangen...:')
Abis anaknya yang satu ini udah jarang di rumah, jarang pula ngehubungin orang rumah..-_-

Sejak semester ini ayah jadi lebih sering sms.

=============================
Bebek, udah makan kau?
Jangan diirit-irit buat makan, kalau uangmu abis bilang sama ayah.
=============================

-Kalau ga,

===========================
Masih ada uangmu zi?
===========================

-atau

===========================
Udah ayah kirim 300
===========================

-atau

===========================
Bebek, lagi ngapain?
katanya di Bogor ujan angin?
===========================

Aku heran, kenapa setiap disini ujan angin, ayah tau...:D
Mungkin masuk berita x ya, aku aja yang jarang nonton berita..:)


Ayah tuh kalau udah pengen tau tentang sesuatu, nanyanya buanyak banget..
Dari akar ke pucuk pohon, makanya kami bilang "nyinyir"...:D
Nyinyir itu sebutan buat orang yang banyak nanya..
hehe


Ayah jarang marah, tapi serem kalau marah..
Ayah juga dulu ga setuju waktu aku diterima di IPB, kerna jauh katanya..
Aku masih ingat kata-kata ayah dulu waktu aku belum masuk kuliah..

"Ayah takutnya bukan apa-apa lah Ji, kek mana klo nanti kau lupa dompetmu kau tarok dimana? Makan apalah klo udah kek gitu..."

haha
Itu kejadiannya waktu aku baru aja lupa naruh uang dimana, atau kalau aku lagi-lagi kehilangan uang..:D
Ayah juga masih suka nyiumin aku waktu aku udah gede (baca: SD kelas 4. haha)..
Geli banget klo dicium ayah, kerna kena kumis sama jenggotnya yang pendek-pendek..:)
hehe


Ah, kalau cerita ayah ga ada abis-abisnya...:)
Kangen deh sama ayah...:')



Share: